Halo dunia!
Terimakasih kepada blogdetik.com atas fasilitasnya, berbarengan dengan ini pula menyambut kelahiran putra pertama dari Bung Ciwir, yang menyambut terangnya dunia pada jam lima sore tadi, semoga menjadi anak yang berbakti pada orangtua, masyarkat, bangsa dan agamanya. Amin. Menjadi mahluk manusia yang penuh potensi dan tidak mudah terlena atas kefanaan duniawi.
Fana, trance, atau kesurupan menjadi sebuah karya seni apabila diniati dan dikembangkan dengan baik, namun jika tidak diniati kemudian fana atau trance sendiri, akan membingungkan banyak orang serta lingkungan sekitar, itu adalah akibat dari dalam diri sendiri yang kurang percaya diri atau memang ada sesuatu kekurangan dalam hal pengolahan jiwa pribadi, sehingga kadang mudah terlena, mudah terhipnotis bahkan hilang ingatan sendiri.
Kesenian “jaran kepang” ala Iman Brotoseno Kulonprogo ini menjamur sepanjang masa, entah berapa ratus grup jathilan ala pak Iman ini bercokol di daerah ini, hingga pernah suatu ketika ada lomba sepropinsi DIY sampai mual saya melihat ratusan kelompok jathilan seperti ini. Namun ironis juga ketika melihat salah satu grup jathilan di sebelah The Jogloabang “Turonggo Seto” yang kurang aktif saat ini, karena para anggotanya sudah lelah bekerja sehingga jam-jam latihannya jadi agak kacau.
Salah satu apresiasi kesenian jathilan ala pak Iman Brotoseno ini diberikan oleh salah satu hotel berbintang 5 di Jogja yaitu Hyatt Regency Yogyakarta dimana setiap bulannya selalu mengundang jathilan untuk suguhan kepada para tamu disamping banyak kesenian daerah lainnya. Betapa untuk memelihara kesenian daerah juga memerlukan dana, tenaga serta motivasi yang tidak ternilai. Salut buat pak Iman Brotoseno dengan Jathilannya semoga bisa awet dalam meramaikan dan menyuburkan kesenian daerah yang sudah sedikit dilirik oleh para kawula muda saat ini, bolehlah untuk meramaikan kontes SEO dukungan STOP DREAMING START ACTION ini kita juga menyaksikan kelompok jathilan Iman Brotoseno ini sebagai salah satu wujud nyata pencarian ekonomi kerakyatan ala negeri begajul dengan Persetan Neoliberalismenya, monggo dipersilahkan, namun saya nggak tanggong jawab jika anda jadi kesurupan seperti kelompok pak Iman Brotoseno tersebut… dan malah menjadi Stop Dreaming Start Masturb-Action.
Silahkan dilihat disini jathilan pimpinan bapak Iman brotoseno
Hi, this is a comment.
To delete a comment, just log in, and view the posts’ comments, there you will have the option to edit or delete them.
juancuk
iki opo